Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:
ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺣْﺴَﻦُ
ﻗَﻮْﻻ ﻣِﻤَّﻦْ ﺩَﻋَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻋَﻤِﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺇِﻧَّﻨِﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ
"Dan siapakah yang lebih baik ucapannya
daripada seorang yang berdakwah dijalan Allah dan beramal shalih seraya
mengatakan; sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri kepada
Allah." [QS. Fushilat: 33].
Berkata Al Hasan Al Bashri rahimahullah:
"Inilah kekasih Allah, inilah wali Allah,
inilah pilihan Allah, inilah penduduk bumi yang paling dicintai oleh Allah,
Allah menerima dakwahnya, dan ia menyeru manusia kepada perkara yang Allah akan
terima dakwahnya, dan beramal shalih didalam penerimaan tsb dengan mengatakan;
sesungguhnya aku termasuk seorang yang berserah diri, inilah kholifah
Allah." [Lihat Tafsir Ibnu Katsir].
Dan dalam ayat yang lain Allah menjelaskan hakikat
dakwah ini bahwa hal tersebut merupakan jalan Rasulullah shalallahu alaihi
wasallam, dalam firman-Nya:
ﻗُﻞْ ﻫَﺬِﻩِ ﺳَﺒِﻴﻠِﻲ
ﺃَﺩْﻋُﻮ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻰ ﺑَﺼِﻴﺮَﺓ ﺃَﻧَﺎ ﻭَﻣَﻦِ ﺍﺗَّﺒَﻌَﻨِﻲ ﻭَﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪ
ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻧَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ
“Katakanlah (wahai Muhammad); inilah jalanku,
aku berdakwah dijalan Allah diatas bashirah (ilmu), jalanku dan orang-orang
yang mengikutiku, dan maha suci Allah terhadap apa yang mereka perserikatkan.” [QS.
Yusuf: 108].
Berkata Asy Syeikh Abdurrahman bin Hasan Alu
Syeikh:
"Didalam ayat ini terdapat penegasan untuk
ikhlas, karena kebanyakan manusia walaupun ia mendakwahkan alhaq namun dia
berdakwah kepada dirinya." [Fathul Majid: 78]
Sungguh ketika Nabi shalallahu alaihi wasallam
mengutus Mu’adz bin Jabal radhiyallahu anhu ke Yaman, maka Beliaupun
mengingatkan dengan perkara tauhid ini, Beliau bersabda;
ﺇﻧﻚ ﺗﺄﺗﻲ ﻗﻮﻣﺎ ﻣﻦ
ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ﻓﺎﺩﻋﻬﻢ ﺇﻟﻰ ﺷﻬﺎﺩﺓ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺃﻧﻲ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﺈﻥ ﻫﻢ ﺃﻃﺎﻋﻮﺍ ﻟﺬﻟﻚ ﻓﺄﻋﻠﻤﻬﻢ
ﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻓﺘﺮﺽ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺧﻤﺲ ﺻﻠﻮﺍﺕ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﻭﻟﻴﻠﺔ…
“Sesungguhnya engkau akan menjumpai suatu kaum
dari Ahlul kitab, maka dakwahkanlah syahadah Laa Ilaaha Illallohu Wa Anni
Rasulullah, jika mereka telah mentaatimu pada hal tersebut barulah dakwahkan
kepada mereka bahwa Allah mewajibkan shalat lima waktu sehari dan semalam…”. [Muttafaqun
'alaih].
Oleh sebab itulah diantara ciri dakwah Ahlus Sunnah
adalah berdakwah kepada tauhid dan memprioritaskan urusan tauhid sebelum
perkara lainnya.
Wallohu a'lam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar