Allah subhanahu wa ta'ala menciptakan kita dengan
tujuan yang mulia yaitu agar beribadah hanya kepada-Nya semata, Allah subhanahu
wa ta'ala berfirman:
ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖُ ﺍﻟْﺠِﻦَّ
ﻭَﺍﻷِﻧْﺲَ ﺇِﻻَّ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﻥِ
"Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia
kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku."
QS. Adz Dzariyat: 56
Dan keikhlasan memiliki peranan sangat penting
didalam suatu ibadah dalam artian tidaklah diterima suatu ibadah tanpa adanya
keikhlasan didalam hati.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻣِﺮُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ
ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣُﺨْﻠِﺼِﻴﻦَ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺪِّﻳﻦ
"Dan tidaklah mereka diperintahkan kecuali
untuk beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama hanya kepada-Nya."
QS. Al Bayyinah: 5
Dan Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ
ﻭَﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓَ ﻟِﻴَﺒْﻠُﻮَﻛُﻢْ ﺃَﻳُّﻜُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ﻋَﻤَﻠًﺎ ۚ
"Dialah (Allah) yang telah menciptakan
kehidupan dan kematian untuk menguji kalian siapakah diantara kalian yang
paling baik amalannya."
QS. Al Mulk: 2
Berkata Al Fudhail bin 'Iyyadh rahimahullah:
ﺃﺣﺴﻦ ﻋﻤﻼً ﺃﻱ ﺃﺧﻠﺼﻪ
ﻭ ﺃﺻﻮﺑﻪ ﻗﻴﻞ ﻣﺎ ﺃﺧﻠﺼﻪ ﻭ ﻣﺎ ﺃﺻﻮﺑﻪ ﻗﺎﻝ : ﺃﺧﻠﺼﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﺧﺎﻟﺼﺎ ﻟﻠﻪ ﻭ ﺃﺻﻮﺑﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻋﻠﻰ
ﺍﻟﺴﻨﺔ
"Yang paling baik amalannya adalah yang
paling ikhlasnya dan paling benarnya."
Tatkala beliau ditanya bagaimanakah paling
ikhlas dan dan paling benar itu?? Beliau menjawab;
"Yang paling ikhlas adalah yang ikhlas
karena Allah dan yang paling benar adalah tatkala berada diatas sunnah."
Oleh sebab itulah bukanlah banyaknya suatu amalan
yang menjadi tolak ukurnya, akan tetapi yang menjadi tolak ukurnya adalah nilai
amalan tersebut yang didasari keikhlasan dan sejauh mana bersesuaian dengan
sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.
••• ═════ ❁✿❁ ═════ •••

Tidak ada komentar:
Posting Komentar